Hendra Setiawan Berpeluang Samai Rekor Liliyana Natsir Di Kejuaraan Dunia 2019

Hasil gambar untuk ahsan hendra



Hendra Setiawan Berpeluang Samai Rekor Liliyana Natsir Di Kejuaraan Dunia 2019

Hendra Setiawan sudah memenangi tiga gelar Kejuaraan Dunia. Pemain spesialis ganda putra berusia 34 tahun tersebut berpeluang menyamai rekor Liliyana Natsir saat tampil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di Basel, Swiss, 19-25 Agustus 2019. 

Hendra mengoleksi tiga gelar Kejuaraan Dunia tersebut dari dua pasangan berbeda. Dua gelar diraihnya bersama Mohammad Ahsan, sedangkan satu gelar lainnya direbut saat masih berpasangan dengan Markis Kido. 

Pasangan Hendra/Kido menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, Hendra/Kido meraih medali emas setelah di final mengalahkan ganda Korea Selatan, Jung Jae-sung/Lee Yong-dae. 

Dua gelar lainnya diraih Hendra bersama Ahsan, masing-masing pada 2013 di Guangzhou (China) dan 2015 di Jakarta, Indonesia. 

Koleksi gelar juara dunia milik Hendra masih kalah dari Liliyana Natsir yang kini sudah pensiun. Pemain yang akrab disapa Butet itu tercatat mengoleksi empat gelar dari Kejuaraan Dunia. 
Liliyana meraih empat gelar itu dengan dua pasangan berbeda. Dua titel direngkuhnya saat bersama Tontowi Ahmad, sedangkan dua gelar lainnya saat masih berpasangan dengan Nova Widianto. 

Pasangan Tontowi/Liliyana merengkuh titel juara dunia 2013 dan 2017. Pada 2013, Hendra juga naik podium utama bersama Ahsan. 

Adapun pasangan Nova/Liliyana berjaya pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2005 dan 2007. Uniknya, pada 2007 Hendra Setiawan juga jadi juara dunia saat berpasangan dengan Kido. 

Performa Menjanjikan


Kans Hendra menyamai rekor Liliyana Natsir sebagai pemain Indonesia dengan gelar terbanyak di Kejuaraan Dunia tersaji pada edisi 2019. Ahsan/Hendra menempati unggulan keempat pada turnamen bergengsi tersebut.

Performa ganda berjuluk The Daddies tersebut sepanjang tahun ini juga menjanjikan. Ahsan/Hendra sudah mengantongi dua gelar sepanjang tahun ini, yaitu juara All England dan Selandia Baru Terbuka. 

Ahsan/Hendra juga menjadi runner-up dalam dua dari tiga turnamen terakhir, di Indonesia Open 2019 dan Jepang Terbuka 2019. Hanya saja, Ahsan/Hendra langsung tersingkir di babak pertama Thailand Terbuka 2019, pekan lalu. 

Pasangan senior tersebut juga baru saja naik posisi di peringkat dunia BWF. Ahsan/Hendra kini bercokol di peringkat kedua, tepat di bawah ganda Indonesia yang menguasai posisi puncak, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pekan lalu, mereka masih menempati ranking keempat. 

Tentu saja, menambah gelar juara dunia bukan misi mudah. Tapi, tak ada yang mustahil. Pasangan Ahsan/Hendra sudah membuktikannya saat menjuarai turnamen bergengsi, All England 2019. 

No comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.