Masuk Daftar 25 Keluarga Terkaya di Dunia 2019, Anak Budi Hartono Lebih Pilih Hidup Hemat dan Sederhana

Armand Hartono
Masuk Daftar 25 Keluarga Terkaya di Dunia 2019, Anak Budi Hartono Lebih Pilih Hidup Hemat dan Sederhana
Nama keluarga Hartono beberapa waktu belakangan tengah ramai menjadi pembicaraan banyak orang setelah berhasil masuk dalam daftar 25 keluarga terkaya di dunia untuk tahun 2019 versi Bloomberg.
Dirilis pada Minggu (11/8) kemarin, kekayaan dari keluarga pemilik perusahaan seperti Djarum, BCA, hingga Polytron tersebut diketahui memiliki jumlah kekayaan mencapai 32,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 461 triliun.
Menariknya, Bloomberg sendiri menyematkan kata 'NEW' pada nama keluarga Hartono, di mana hal itu berarti mereka baru saja masuk dalam daftar keluarga terkaya di dunia versi Bloomberg pada tahun 2019 ini.
Meskipun masuk dalam jajaran keluarga terkaya di dunia, salah satu anggota keluarga Hartono, Armand Hartono selama ini dikenal sebagai sosok yang nggak boros saat menggunakan uang ataupun fasilitas yang dia miliki, salah satunya dalam hal penggunaan listrik.
"Saya selalu berusaha hemat. Mulai dari hal kecil seperti listrik, kita bisa menghemat. Nyalain AC sebentar saja. Kalau sudah dingin, begitu mau tidur, AC kita matikan. Kan yang paling penting pas mau tidur saja, di tengah-tengah panas dikit tidak apa-apalah," ujar Armand dikutip dari Grid.ID.
Selain itu, Armand mengaku hanya makan di tempat-tempat mewah jika ada rekan bisnis datang berkunjung, dan lebih banyak menghabiskan waktu makannya di kantin kantor.
 "Gaya hidup juga harus dijaga, sederhana saja. Sehari-hari di kantor ya saya makan di kantin lho. Kalau ada nasabah besar yang potensial atau rekan bisnis datang berkunjung, baru saya ajak makan di tempat yang bagus, bukan di kantin," terangnya sembari tertawa.
Menurutnya, boros itu nggak ada manfaatnya sehingga dia lebih suka menghabiskan uang untuk menabung dan investasi supaya bisa sukses dan kaya.
"Kita harus punya simpanan, tabungan. Tabung dulu saja sembari melakukan riset, kira-kira investasi apa yang aman dan menguntungkan. Setelah itu baru coba investasi," tambah Armand.
Lebih lanjut, pria berusia 44 tahun tersebut menuturkan bahwa dia memegang teguh filosofi Jawa, apalagi Armand memang besar di lingkungan orang-orang Jawa.
"Wong Jowo itu ngerti namanya cukup. Kita tidak perlu menunjukkan kalau usaha (bank) milik kita besar. Cukup tunjukkan kalau kita bisa menjadi institusi yang sehat dan terpercaya," tutupnya.
Wah, ternyata orang kaya belum tentu hidup hura-hura ya sob! Semoga kita semua bisa meniru sikap kesederhanaan yang dimiliki oleh Armand Hartono. 

No comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.